RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan
Pendidikan :
S M P Negeri 6 Kisaran
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani,
Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester :
VII / 1 (Ganjil )
Tema/Topik : Teknik Dasar Bulu tangkis
Waktu : 2 x 3 JP (6 x 40 menit)
A.
Kompetensi Inti :
1. Menghargai dan
menghayati ajaran agama yang dianut.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong) santun, percaya
diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual,
dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah
konkret (menggunakan, mengurai, merangkai memodifikasi, dan membuat) dan ranah
abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B.
Kompetensi Dasar dan Indikator
3.2. Memahami
konsep keterampilan gerak dasar fundamental permainan bola kecil.
3.2.1 Menjelaskan tentang permainan dan peraturan
bulutangkis.
3.2.2 Menjelaskan tahapan
latihan teknik pegangan raket dalam permainan bulutangkis.
3.2.3 Menjelaskan tahapan latihan teknik servis dalam prmainan bulutangkis.
3.2.4 Menjelaskan pergerakan dasar fundamental kaki (footwork) dalam permainan
bulutangkis.
3.2.5 Menjelaskan tahapan
latihan teknik dasar pukulan (stroke) dalam permaina bulutangkis.
3.2.6 Menjelaskan sikap berdiri (stance) dalam permainan bulutangkis.
4.2. Mempraktekkan
teknik dasar permainan bola kecil dengan menekankan gerak dasar
fundamental.
4.2.1 Mendemonstrasikan gerak dasar pegangan raket pada permainan bulutangkis.
4.2.2 Mendemonstrasikan
Gerak dasar servis pada permainan bulutangkis.
4.2.3 Mendemonstrasikan
gerak dasar fundamental kaki (footwork) pada
permainan
bulutangkis.
4.2.4 Mendemonstrasikan
gerak dasar pukulan (stroke) pada
permainan bulutangkis.
4.2.5 Mendemonstrasikan sikap
berdiri (stance) pada permainan
bulutangkis.
C. Tujuan Pembelajaran :
Melalui proses
mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:
1.
Menjelaskan tentang permainan dan peraturan
bulutangkis dengan baik dan benar.
2. Menjelaskan tahapan latihan teknik pegangan raket dalam permainan bulutangkis dengan baik dan
benar.
3. Menjelaskan tahapan latihan
teknik servis dalam prmainan bulutangkis dengan baik dan benar.
4. Menjelaskan pergerakan dasar fundamental
kaki (footwork) dalam permainan bulutangkis
dengan baik dan benar.
5. Menjelaskan tahapan latihan
teknik dasar pukulan (stroke) dalam permaina bulutangkis
dengan baik dan benar.
6. Menjelaskan sikap berdiri (stance) dalam permainan bulutangkis
dengan baik dan benar.
Melalui proses
mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan siswa dapat:
- Mendemonstrasikan gerak dasar pegangan raket pada permainan bulutangkis secara baik dan benar serta sportif, bertanggung jawab, kerjasama, menghargai perbedaan, disiplin dan toleransi.
- Mendemonstrasikan Gerak dasar servis pada permainan bulutangkis secara baik dan benar serta sportif, bertanggung jawab, kerjasama, menghargai perbedaan, disiplin dan toleransi.
- Mendemonstrasikan gerak dasar fundamental kaki (footwork) pada permainan bulutangkis secara baik dan benar serta sportif, bertanggung jawab, kerjasama, menghargai perbedaan, disiplin dan toleransi.
- Mendemonstrasikan gerak dasar pukulan (stroke) pada permainan bulutangkis secara baik dan benar serta sportif, bertanggung jawab, kerjasama, menghargai perbedaan, disiplin dan toleransi.
- Mendemonstrasikan sikap berdiri (stance) pada permainan bulutangkis secara baik dan benar serta sportif, bertanggung jawab, kerjasama, menghargai perbedaan, disiplin dan toleransi.
D.
Materi Pembelajaran :
a.
Fakta
1.
Sejarah perkembangan bulutangkis di dunia dan Indonesia.
2.
Peraturan permainan bulutangkis.
3.
Melihat latihan teknik permainan bulutangkis pada saat pembelajaran.
b.
Konsep
1.
Teknik pegangan raket.
2.
Teknik servis bulutangkis.
3.
Teknik footwork dalam permainan bulutangkis.
4.
Teknik pukulan permainan
bulutangkis.
5.
Sikap berdiri dalam permainan
bulutangkis.
c.
Prinsip
1.
Perkenaan kock
dengan raket yang benar saat melakukan pukulan dan servis dalam permainan
bulutangkis akan melambungkan kock tepat sasaran.
2.
Jika footwork sudah
terlatih maka akan mudah untuk mengontrol shuttlecock yang datang saat bermain
bulutangkis.
d.
Prosedur
1.
Sikap awal melakukan teknik
dasar bukutangkis.
2.
Pegangan raket
bulutangkis.
3.
Servis bulutangkis.
4.
Pukulan dalam
permainan bulutangkis.
5.
Sikap akhir atau gerakan lanjutan dalam permainan bulutangkis.
6.
Sikap tubuh dalam permainan
bulutangkis.
7.
Bermain bulutangkis dengan peraturan yang sederhana atau
modifikasi.
E.
Metode Pembelajaran
1.
Pengembangan : Scientific
2.
Strategi : Cooperative Learning
3.
Metode :
Demonstrasi, eksperimen, penugasan, tanya jawab dan diskusi
F.
Media/Alat/Sumber Belajar
1.
Media: Visual, Audio Visual (Video) dan Grafis.
2.
Alat: LCD, TV, Poster, raket, shuttlecock, pluit, net, lapangan
dan patok.
3.
Sumber Belajar: buku Penjasorkes kelas VII.
G.
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
|
KEGIATAN
|
DISKRIPSI
|
WAKTU
|
|
Pendahuluan
|
1)
Berbaris, berdoa, dan presensi.
2)
Menyampaikan KD yang akan diajarkan.
3)
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
4)
Meminta beberapa orang peserta didik mengemukakan pengalaman
mereka tentang melakukan latihan bulutangkis.
5)
Mengaitkan apa yang dikemukakan peserta didik dengan materi
yang akan dipelajari.
6)
Guru membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok.
|
15 menit
|
|
Inti
|
Mengamati:
1)
Membaca
informasi tentang gerak dasar fundamental permainan bulutangkis (teknik pegangan raket dan servis).
2) Mencari informasi tentang gerak dasar fundamental
permainan bulutangkis (teknik pegangan raket dan servis dari berbagai sumber media cetak atau
elektronik.
3)
Siswa memperhatikan peragaan teknik dasar pegangan
raket dan cara servis yang dilakukan oleh salah satu peserta didik yang mampu.
4)
Guru menilai keterampilan siswa mengamati.
Menanya:
1)
Siswa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka tentang teknik pegangan raket dan servis dalam permainan bulutangkis.
2)
Mempertanyakan tentang berbagai gerak dasar fundamental
permainan bulutangkis, misalnya :
bagaimana jalannya bola jika teknik pegangan raket dirobah (servis).
3)
Siswa mengajukan pertanyaan mengenai teknik dasar pegangan
raket dan servis dalam permainan bulutangkis yang belum dipahami.
4)
Guru memberi kesempatan bagi peserta didik lain untuk
menanggapi atau menjawab pertanyaan tersebut.
Mencoba:
1)
Pemanasan dengan pendekatan bermain ibu tolong (kejar-kejaran menggunakan
bola) serta peregangan statis dan dinamis.
2)
Siswa yang dianggap mampu mendemonsrasikan pegangan raket dan gerakan servis dalam permainan
bulutangkis dengan bantuan beberapa peserta didik dan bimbingan guru.
3)
Peserta didik diberi kesempatan untuk
mencoba gerakan yang di demontrasikan oleh peserta didik yang dianggap mampu
yaitu teknik pegangan raket dan servis dalam permainan bulutangkis dengan rincian sebagai berikut:
a) Memegang-megang raket bulutangkis menggunakan
pegangan forehand
b) Memegang-megang raket bulutangkis menggunakan
pegangan backhand
c) Melakukan servise panjang bulutangkis menggunakan
pegangan forehand secara berpasangan
d) Melakukan servise pendek bulutangkis menggunakan
pegangan backhand secara berpasangan dengan menunjukkan kerjasama, toleransi,
dan disiplin.
e) Melakukan setiap gerak dasar fundamental permainan bulutangkis
(teknik pegangan raket,dan servis) dengan benar .
f) Mendiskusikan setiap gerak dasar fundamental permainan
bulutangkis (teknik pegangan raket dan servis) dengan benar dan
membuat kesimpulannya.
g) Mendiskusikan kekuatan dan kelemahan yang sering dilakukan saat melakukan gerak
dasar fundamental permainan bulutangkis (teknik pegangan raket dan servis) dengan
benar dan membuat kesimpulannya.
h) Mendiskusikan bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan
yang sering dilakukan saat melakukan gerak dasar fundamental permainan
bulutangkis (teknik pegangan raket dan servis) dengan
benar dan membuat kesimpulannya.
i)
Melakukan servis bulutangkis secara langsung berpasangan, berkelompok, membentuk formasi lingkaran, berbanjar atau segi.
Mengasosiasi:
1) Menemukan gerak dasar fundamental permainan
bulutangkis (teknik pegangan raket dan servis) yang paling sesuai untuk kebutuhan sendiri
dengan menunjukkan disiplin dan percaya diri.
2)
Masing-masing kelompok berdiskusi mengelompokkan
tahapan teknik yang benar dari masing-masing teknik dasar pegangan raket dan
servis dalam permainan bulutangkis serta memberikan alasan/argumen.
3)
Guru menilai kemampuan peserta didik mengolah informasi
dalam menjelaskan teknik pegangan raket dan servis.
Mengomunikasikan
1)
Setiap kelompok diberi kesempatan memperagakan teknik dasar pegangan
raket dan servis dalam permainan bulutangkis yang benar.
2) Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dalam menggunakan dan merawat peralatan
permainan bulutangkis.
3) Memberikan saran perbaikan keterampilan kepada teman selama melakukan latihan
teknik bulutangkis (peganga raket dan servis).
4) Memaparkan hasil diskusi berkaitan dengan tentang keterampilan gerak dasar
fundamental permainan bulutangkis (pegangan raket dan servis) secara
berkelompok dengan menunjukkan kerjasama.
5)
Kelompok lain dapat memberi tanggapan dan pertanyaan.
6)
Guru memberi penilaian atas hasil kerja kelompok dan
kemampuan peserta didik berkomunikasi lisan.
|
85 menit
|
|
Penutup
|
1)
Meminta peserta didik menyimpulkan teknik dasar pegangan
raket dan servis dalam permainan bulutangkis yang baik dan benar.
2)
Evaluasi.
3)
Memberi tugas pengamatan variasi latihan teknik pegangan.
raket dan permainan bulutangkis melalui media baca, video dan pengalaman.
4)
Mengingatkan materi pertemuan berikutnya tentang latihan
teknik dasar footwork, pukulan dan sikap berdiri
serta bermain bulutangkis.
5)
Berdo’a/ bersyukur.
|
20 menit
|
Pertemuan Kedua
|
KEGIATAN
|
DISKRIPSI
|
WAKTU
|
|
Pendahuluan
|
1)
Berbaris, berdoa, dan presensi.
2)
Merefleksikan kembali pelajaran pertemuan sebelumnya.
3)
Membahas tugas pengamatan yang telah dikerjakan dirumah.
4)
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
5)
Mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan
materi yang akan dipelajari yaitu latihan teknik dasar bulutangkis.
6)
Guru membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok.
|
15 menit
|
|
Inti
|
Mengamati :
1)
Membaca
informasi tentang gerak dasar fundamental permainan bulutangkis (teknik gerak dasar fundamental
kaki (footwork), pukulan (stroke),
sikap berdiri (stance).
2)
Mengamati
pertandingan bulutangkis secara
langsung dan atau di TV/Video dan membuat catatan tentang gerak dasar
fundamental permainan bulutangkis (teknik pegangan raket, service, pergerak dasar fundamentalan
kaki (footwork), pukulan (stroke), sikap berdiri (stance)) dan membuat catatan hasil pengamatan.
3)
Dua orang siswa dari kelompok berbeda diminta untuk
memaparkan hasil tugas baca dan pengamatan tentang latihan teknik dasar bulutangkis
melalui media baca, video dan pengalaman.
4)
Guru menilai keterampilan siswa mengamati.
Menanya :
1)
Siswa mengajukan pertanyaan berdasarkan pengamatan mereka footwork, pukulan dan sikap berdiri dalam permainan bulutangkis.
2)
Mempertanyakan tentang berbagai gerak dasar fundamental permainan bulutangkis, misalnya : Mempertanyakan
tentang manfaat permainan bulutangkis terhadap kesehatan dan otot-otot yang
dominan yang dipergunakan dalam permainan bulutangkis.
3)
Siswa mengajukan pertanyaan mengenai teknik dasar pegangan gerak dasar fundamental kaki (footwork), pukulan dan sikap berdiri dalam permainan bulutangkis yang belum dipahami.
4)
Guru memberi kesempatan bagi peserta didik lain untuk
menanggapi atau menjawab pertanyaan tersebut.
Mencoba:
1)
Pemanasan dengan pendekatan bermain jala ikan serta peregangan
statis dan dinamis.
2)
Siswa yang dianggap
mampu mendemonsrasikan teknik pukulan lob dan drive serta
memperhatikan footwork dalam latihan teknik bulutangkis dengan bantuan beberapa peserta didik dan bimbingan guru.
3)
Peserta didik diberi kesempatan untuk
mencoba gerakan yang di demontrasikan oleh peserta didik yang dianggap mampu
yaitu teknik dasar footwork, pukulan dan sikap berdiri dalam permainan
bulutangkis dengan rincian sebagai berikut:
a)
Memperagakan
kerja kaki ke depan, ke samping kiri dan kanan dalam latihan footwork
bulutangkis.
b)
Memantulkan-mantulkan
bola menggunakan pegangan forehand di depan badandalam latihan pukulan
bulutangkis.
c)
Memukul
suttlecock sekuatnya ke depan menggunakan pegangan forehand dan mengamati
jalannya bola dalam latihan pukulan bulutangkis.
d) Memukul suttlecock menggunakan pegangan forehand
secara berpasangan dalam latihan teknik pukulan bulutangkis dengan
menunjukkan kerjasama, toleransi, dan disiplin.
e)
Memukul
suttlecock sekuatnya ke depan menggunakan pegangan backhand dan mengamati
jalannya bola dalam latihan teknik pukulan bulutangkis.
f)
Memukul suttlecock menggunakan pegangan
backhand secara berpasangan dalam latihan teknik pukulan bulutangkis dengan
menunjukkan kerjasama, toleransi, dan disiplin.
g)
Melakukan setiap gerak
dasar fundamental permainan bulutangkis (teknik pergerak dasar fundamentalan kaki (footwork), pukulan (stroke), sikap berdiri (stance) dengan benar.
h)
Mendiskusikan setiap gerak
dasar fundamental permainan bulutangkis (teknik pergerak dasar fundamentalan
kaki (footwork), pukulan (stroke), sikap berdiri (stance)) dengan benar dan membuat kesimpulannya.
i)
Mendiskusikan
kekuatan dan kelemahan yang sering
dilakukan saat melakukan gerak dasar fundamental permainan bulutangkis (teknik pergerak dasar fundamentalan
kaki (footwork), pukulan (stroke), sikap berdiri (stance).
dengan benar dan membuat kesimpulannya.
j)
Mendiskusikan
bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat
melakukan gerak dasar fundamental permainan bulutangkis (teknik pergerak dasar fundamentalan
kaki (footwork), pukulan (stroke), sikap berdiri (stance)
dengan benar dan membuat
kesimpulannya.
k)
Tiap kelompok melakukan permainan bulutangkis dengan
menggunakan peraturan yang dimodifikasi dengan menerapkan gerak dasar
fundamental permainan bulutangkis serta menunjukkan sportif, kerja
sama, tanggung jawab, disiplin dan toleransi selama bermain.
Mengasosiasi
1) Menemukan gerak dasar fundamental permainan
bulutangkis (teknik pergerak dasar fundamentalan kaki (footwork), pukulan (stroke),
sikap berdiri (stance) yang paling sesuai untuk kebutuhan sendiri
dengan menunjukkan disiplin dan percaya diri.
2)
Setiap kelompok mencoba variasi latihan kelompok
lain.
3)
siswa mempraktikkan variasi latihan teknik dasar bulutangkis
dengan aturan yang sederhana.
4)
Guru menilai kerjasama antar siswa, menilai
keterampilan mengolah dan menalar.
Mengomunikasikan:
1)
Menunjukkan
perilaku bertanggung jawab dalam menggunakan dan merawat peralatan permainan
bulutangkis.
2)
Menunjukkan
perilaku menerima kekalahan dan mengekspresikan kemenangan tidak berlebih dalam permainan bulutangkis.
3)
Memberikan
saran perbaikan keterampilan kepada teman selama melakukan permainan
bulutangkis.
4)
Perwakilan kelompok memaparkan hasil latihan teknik
dasar bulutangkis.
5)
Setiap kelompok diberi kesempatan untuk memberi
saran perbaikan kepada teman kelompok lain yang melakukan teknik dasar
bulutangkis.
6)
Guru menilai keterampilan menyaji dan
berkomunikasi.
|
85 menit
|
|
Penutup
|
1) Bersama siswa menyimpulkan kegiatan bermain bulutangkis dan cara
variasi teknik dasar yang baik.
2) Memberikan evaluasi.
3)
Mengingatkan materi pertemuan berikutnya.
4)
Berdo’a/ bersyukur.
|
20 menit
|
Diketahui Oleh Kisaran, Juli
2014
Kepala SMP Negeri 6 Kisaran Guru
Mata Pelajaran
Drs. H. ASWIN LUBIS RIZKY
TAUFIK, S.Pd
NIP. 19581227
199103 1 002 NIP.
19830708 200903 1 003
H. Penilaian
a.
Teknik dan Bentuk Penilaian
a. Tes Sikap (Afektif)
Penilaian
afektif (Affective Behaviors)
Penilaian sikap untuk setiap peserta didik dapat menggunakan rumus berikut:
|
|
b.
Tes
Pengetahuan (Kognitif)
|
3.2.
|
Memahami konsep
keterampilan gerak dasar fundamental permainan bola kecil.
3.2.1 Menjelaskan tentang permainan dan peraturan
bulutangkis.
3.2.2 Menjelaskan
tahapan latihan teknik pegangan raket dalam permainan bulutangkis.
3.2.3 Menjelaskan tahapan latihan teknik servis dalam prmainan
bulutangkis.
3.2.4 Menjelaska pergerakan dasar fundamental
kaki (footwork) dalam permainan
bulutangkis.
3.2.5
Menjelaskan tahapan latihan teknik dasar pukulan
(stroke) dalam permainan bulutangkis.
3.2.6 Menjelaskan sikap
berdiri (stance) dalam permainan
bulutangkis.
|
Soal
|
No
|
Butir Pertanyaan
|
Kriteria Penskoran
|
Nilai Akhir
|
||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
Σ
|
|||
|
1.
|
Jelaskanlah
peraturan permainan bulutangkis!
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Jelaskanlah
Bagaimana cara melakukan pegangan raket, servis, dan pukulan dalam permainan
bulutangkis!
|
|
|
|
|
|
|
Kunci
Jawaban
|
1.
|
Peraturan
permainan bulu tangkis:
Lapangan
permainan bulu tangkis berbentuk persegi empat dengan panjang 13,40 m dan
lebar 6, 10 m. Permainan bulu tangkis menggunakan raket dan shuttlecock.
|
|
2.
|
Cara melakukan pegangan
raket, servis dan pukulan dalam permainan bulutangkis adalah:
·
Forehand grip (Pegang raket di tangan kiri dan posisi
raket tegak Lurus, Tangan kanan memegang senar. Tangan kanan arahkan ke
pegangan raket.Telapak tangan berada pada ujung pegangan tangan Jari telunjuk
agak terpisah dari jari-jari lainnya. Ibu jari melingkar wajar. Jari-jari
lainnya agak renggang). Backhand
grip (Ibu jari posisinya melingkar tegak
lurus di sepanjang pegangan raket. Ibu jari ke dalam sebagai pengungkit.
Pegangan berubah dengan berputarnya raket ¼ putaran.
· Servis panjang (Berdiri kangkang,
berat badan di kaki belakang. Tangan kiri yang memegang bola, jatuhkan tepat
di depan. Putar badan pada saat berat badan berpindah dari kaki belakang ke
kaki yang di depan. Pergelangan tangan dan lengan berputar. Bola dipukul
tinggi dan jauh. Sebelum bola dipukul, kedua kaki jangan bergeser. Gerakan
akhir servis, arahkan tangan melampaui bahu kiri). Servis pendek (Pegang bola dengan tangan kiri setinggi dada,
kepala raket mengarah ke bawah. Ayun raket ke depan, pukul dengan pelan.
Jangan menggeser kedua kaki.
· Forehand
drop (Bola dipukul, bidang raket datar,
mengarah ke muka lawan. Bola didorong perlahan. Gerakan akhir dilanjutkan
sampai raket ke arah net. Bola dipukul
jatuh tipis dekat jarin (net)). Forehand
smash (Bola dipukul dengan tangan telentang pada saat di atas muka.
Pergelangan berputar pada saat perkenaan raket posisi datar. Bola dipukul
dengan keras. Letakkan bola ke sudut yang sulit dicapai lawan). Backhand (Pegangan backhand berputar
dengan cara memindahkan kaki kanan ke samping. Berat badan di kaki kiri.
Lengan atas membuat sudut, lengan bawah menyudut ke bawah. Kepala raket ke
bawah).
|
|
|
Format penilaian pembelajaran permainan bulutangkis :
Kriteria
Penilaian :
·
Skor 4 : jika peserta didik mampu
menjawab pertanyaan dengan baik dan benar.
·
Skor 3 : jika peserta didik mampu menjawab
pertanyaan, tetapi masih belum sempurna.
·
Skor 2 : jika peserta didik hanya
mampu menjawab pertanyaan dengan jawaban tidak benar tetapi mengarah pada
materi.
·
Skor 1 : jika perserta didik tidak mampu menjawab pertanyaan.
c.
Tes
Keterampilan (Psikomotor)
Peragakanlah
teknik dasar pegangan raket, servis, footwork, pukulan dan sikap berdiri dalam
permainan bulutangkis, unsur-unsur yang dinilai adalah
kesempumaan dan ketepatan saat
melakukan teknik (penilaian proses)
Penilaian proses permainan bulutangkis (praktek di lapangan)
b. Rekapitulasi Penilaian
Keterangan:
Konversi Kompetensi Pengetahuan, Keterampilan
dan Sikap berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 81A
Tahun 2013 adalah sebagai berikut:
|
Prediket
|
Nilai
Kompetensi
|
||
|
Pengetahuan
|
Keterampilan
|
Sikap
|
|
|
A
|
4
|
4
|
SB
|
|
A-
|
3.66
|
3.66
|
|
|
B+
|
3.33
|
3.33
|
B
|
|
B
|
3
|
3
|
|
|
B-
|
2.66
|
2.66
|
|
|
C+
|
2.33
|
2.33
|
C
|
|
C
|
2
|
2
|
|
|
C-
|
1.66
|
1.66
|
|
|
D+
|
1.33
|
1.33
|
K
|
|
D
|
1
|
1
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar